Whats on make it simple

 


 

 
Home
Send News
Contact
Recommendation
About
Whats On News
Keamanan Jaringan with Ubuntu Server
Linux Slackware
Funs'
What On Info
Religi
Other
Windows
Windows Mobile
Login

Username
Password

Register
Forgot Password
Whats News
Kelemahan Yang Tidak Disadari Oleh Seorang Admin Jaringan
Anonymous Web Surfing
Virus Komputer Dibuat untuk Cari Uang
Membuka email yahoo menggunakan ZDesktop
Slackware 13.0 Telah Rilis.
Mitos Seputar Tanggal 9/9/9
Mencium Bau Rumput Bisa Hilangkan Stres
Tujuh Dosa Windows 7
Selamat tinggal windows mobile
Yahoo Messenger 10 Telah Datang

   


Mencium Bau Rumput Bisa Hilangkan Stres

Jumat, 04 September 2009 - oleh : Aditya Lastanto

Rumput segar yang baru dipotong melepaskan senyawa kimia yang bila terhirup akan membuat rileks dan gembira. Itulah sebabnya, mencium aroma rumput dan tumbuhan ketika sedang berjalan di taman atau pegunungan akan membuat kita merasa nyaman.
Hal ini diungkapkan oleh para peneliti dari University of Queensland, Brisbane, Australia. Senyawa kimia yang terkandung dalam aroma rumput selain bisa meredakan ketegangan juga berfungsi mencegah penurunan kemampuan mental pada saat usia lanjut.
Ilmuwan mengklaim bahwa aroma yang dilepaskan rumput bekerja langsung pada otak. Terutama mempengaruhi bagian otak bernama amygdala dan hippocampus yang berhubungan dengan emosi dan daya ingat.
"Kedua area ini bertanggung jawab dalam respons pertahanan dan sistem endokrin, yang mengontrol pelepasan hormon stres seperti corticosteroid," kata Dr Nick Lavidis, seperti dikutip dari Science Alert, Kamis (3/9/2009).
Oleh karenanya, penelitian yang memakan waktu hingga tujuh tahun ini kemudian menciptakan parfum dengan aroma rumput yang baru dipangkas untuk membantu melepaskan stres dan meningkatkan daya ingat.

Lavidis kemudian menjelaskan bahwa stres terbagi dalam dua kategori. Pertama, stres ketika seseorang akan melakukan sesuatu atau saat seseorang harus berusaha sebaik mungkin demi mendapatkan hasil terbaik. Namun menurut Lavidis, stres ini disebut sebagai bentuk stres yang baik.
Sementara stres kategori kedua merupakan stres parah yang bisa memicu tingginya tekanan darah, sifat pelupa, dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.
"Stres jenis ini bisa merusak hippocampus dengan mengurangi hubungan antara sel-sel yang berkomunikasi sehingga berdampak pada hilangnya ingatan," kata Lavidis.
Untuk itu, Lavidis menyarankan agar orang yang terkena stres ini menghirup senyawa kimia yang dilepaskan oleh rumput segar atau pepohonan yang rindang.
 
sumber :okezone

kirim ke teman | versi cetak

Tidak ada komentar tentang artikel ini
Nama :
Email :
Judul komentar :
Komentar :
Security Code : Security Code
Type Code :

 
 

Whats On © 2009
by Adit